Senin, 16 April 2012

Tips Foreplay Sebelum ML

Hubungan Seks adalah proses coitus hingga tercapainya ejakulasi atau orgasme. Setidaknya ini adalah bagian yang paling dimengerti para lelaki. Tapi bagi perempuan, foreplay merupakan hal yang paling penting dan berarti sebelum orgasme terjadi. Bagaimana menciptakan pemanasan atau foreplay yang indah, diperlukan kematangan sikap dan pemahaman dari para lelaki. Ada delapan hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan hubungan seks.

Suasana Romantis
Suasana dapat membentuk dan mempengaruhi kesiapan emosi yang diperlukan dalam proses pemanasan. Pada umumnya bagi perempuan, suasana rileks, tidak tergesa-gesa dan lembut yang akan menggambarkan romantisme, merupakan kebutuhan yang diimpikan. Musik lembut, lampu temaram, foto kenangan atau suguhan film yang mengagungkan cinta dan kasih sayang dapat disiapkan sebagai awal atau selama pemanasan bagi perempuan

Tempat Yang Privacy
Perempuan umumnya lebih suka tempat yang punya privacy, seperti kamar tidur, kamar hotel, resort atau vila untuk aktivitas bercinta. Mungkin ruang tamu, dapur atau tempat duduk di taman misalnya bisa anda digunakan, tapi harus dipastikan tidak ada orang lain di sana. Tempat yang privacy ini akan membuat anda dan pasangan merasa aman dan nyaman, sehingga kemungkinan untuk membangun dan membangkitkan emosi rangsangan akan lebih baik.


Dandanan Seksi
Lelaki anda umumnya akan lebih terangsang ketika menyaksikan pasangan perempuannya mengenakan pakaian yang seksi dan 'mengundang birahi'. Banyak lelaki yang tergerak ketika perempuan pasangannya mengenakan busana ketat, baju transparan, lingerie atau bahkan daster dan bau parfum yang merangsang.

Dalam penelitian, sebagian besar perempuan ternyata juga menghendaki hal yang sama. Perempuan akan lebih suka lelaki pasangannya dalam keadaan bersih, dagu tercukur rapi, sedikit berbau wangi, bahkan juga mengenakan pakaian seksi, seperti celana yang menonjolkan bentuk organ vital, telanjang dada, bahkan G-String. Dengan dandanan seksi, emosi seksualnya maka akan terbangkitkan dan anda berarti telah memulai kegiatan foreplay yang sempurna.

Komunikasi Terbuka
Seks optimal bisa saja terjadi karena spontanitas. Tapi seks yang baik adalah seks yang dikomunikasikan secara terbuka. Komunikasi yang baik ini akan menunjukkan bahwa anda dan pasangan anda tidak ada gap, sehingga semua aktivitas yang akan dilakukan bersama tak ada masalah. Anda berdua bisa mendiskusikan dan mengkomunikasikan bentuk pemanasan apa yang pas dan memacu gairah yang indah. Sebab, mungkin saja, pasangan anda menginginkan pemanasan yang kurang lazim.

Rayuan Gombal
Perempuan tidak mempersoalkan apakah rayuan yang diucapkan lelaki pasangannya gombal atau tidak, karena ia memang menyukai kalimat-kalimat mimpi yang akan membangkitkan emosinya. Kalau perlu, berikan seikat bunga atau hadiah lain agar si perempuan merasa, betapa ia begitu berarti dan anda begitu menginginkannya. Dalam keadaan biasa, mata yang cemerlang, bibir yang mengundang atau bahkan pantatnya membuat naik syahwat akan membuat risih dan vulgar, tapi terasa membakar ketika dalam keadaan foreplay.

Sentuhan Cinta
Sentuhan adalah bagian utama dari aktivitas foreplay karena merupakan tindakan langsung yang berakibat langsung pula. Sentuhan yang lembut dimanapun akan membakar metabolisme darah pasangan perempuan, karena sentuhan tersebut bisa ditafsirkan sebagai ekspresi kasih sayang dan cinta. Coba, elus rambut pasangan perempuan anda. Cium dahinya, usap punggungnya, atau pijat paha atau kakinya. Ketika hal itu dilakukan dengan penuh perasaan, sangat lebih dari cukup untuk menerbangkan perasaannya ke angkasa.

Titik - Titik Erotika
Seorang gentleman yang tidak ingin mengecewakan pasangannya harus tahu rahasia seksual perempuan. Harus tahu titik-titik erotika yang harus dikelola dalam bentuk sentuhan, usapan, ciuman, gigitan atau tekanan agar pasangan benar-benar mencapai kematangan emosi, sehingga benar-benar siap melakukan penetrasi genital.

Titik-titik erotika perempuan umumnya berada di payudara, ketiak, telinga bagian belakang, mulut, payudara, kaki/paha, organ genital, G-spot dan klitoris, sehingga seorang lelaki harus kreatif dalam memberikan rangsangan kesenangan secara maksimal.

Puncak Hasrat
Kapan saat pemanasan harus usai dan berganti penetrasi genital? Tak ada batasan waktu yang pasti. Pria-pria Barat cenderung memperlama proses foreplay ini sehingga perempuannya menyukai karena ada waktu lebih untuk bermanja-manja dalam alam romantisme. Tapi sebenarnya yang tahu kapan waktu hasrat bercinta mencapai puncaknya adalah kedua pasangan tersebut.

Lelaki dapat melihat kapan si perempuan sudah demikian terangsang sehingga penetrasi genital dapat dilakukan pada saat yang tepat dan matang. Ketika emosi seksual dalam kondisi puncak ini, kemungkinan besar, hubungan seks itu akan mendapatkan hasil yang maksimal. Apalagi kalau diikuti dengan teknik-teknik bercinta yang membakar.

0 komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer